Gotong Royong

SMP Negeri 1 Satu Atap Mempura Gelar Gotong Royong Mendukung Program Ketahanan Pangan

Dalam rangka menindaklanjuti arahan Bupati Siak terkait penguatan ketahanan pangan, SMP Negeri 1 Satu Atap Mempura menyelenggarakan kegiatan gotong royong pada Kamis, 4 September 2025. Agenda ini juga menjadi bagian dari dukungan nyata sekolah terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak pagi, siswa dan guru bergerak serempak mengolah lahan tanam di area sekolah. Sekolah menyiapkan bibit jagung, kangkung, dan berbagai sayur-sayuran lainnya untuk ditanam secara bertahap. Suasana kerja sama, keceriaan, dan kepedulian lingkungan tampak dari awal hingga akhir kegiatan.

“Melalui kebun sekolah, siswa belajar langsung bercocok tanam, memahami gizi seimbang, dan menumbuhkan karakter gotong royong. Hasil panen nantinya diharapkan dapat mendukung Program MBG di sekolah.”

Rangkaian Kegiatan Gotong Royong

  • Pembersihan gulma dan penataan bedengan lahan tanam.
  • Penggemburan tanah serta penambahan kompos/ramah lingkungan.
  • Penanaman bibit jagung, kangkung, serta sayur daun & buah lainnya.
  • Pemasangan ajir/label varietas dan jadwal penyiraman bergilir.
  • Briefing singkat tentang keamanan kerja dan sanitasi alat.

Dukungan terhadap Ketahanan Pangan & Program MBG

Kegiatan ini merupakan implementasi langsung arahan Pemerintah Kabupaten Siak untuk memperkuat kemandirian pangan. Melalui kebun sederhana di sekolah, peserta didik memahami rantai pangan dari lahan ke piring. Selain itu, inisiatif ini menjadi pilot project untuk mendukung ketersediaan bahan pangan segar sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Manfaat Pendidikan & Karakter

  • Literasi Pangan: siswa mengenal teknik tanam, siklus tumbuh, dan panen.
  • Karakter: gotong royong, disiplin, dan tanggung jawab terhadap tugas harian.
  • Gizi: pemahaman bahan pangan segar untuk menu bergizi seimbang.
  • Lingkungan: pemanfaatan lahan sekolah menjadi ruang belajar hidup.

Komoditas yang Ditanam

Komoditas Estimasi Panen Rencana Pemanfaatan
Jagung Manis 60–75 hari setelah tanam MBG & praktik pengolahan pangan
Kangkung 21–30 hari setelah tanam MBG & edukasi gizi
Sayur Lain (sawi/cabai/tomat) 30–70 hari (varietas) MBG & kewirausahaan siswa (jika surplus)

Suasana Antusias: Siswa & Guru Bergerak Bersama

Seluruh warga sekolah terlibat aktif: sebagian menyiapkan bedengan, sebagian menanam, dan yang lain memastikan penyiraman serta kebersihan alat. Guru memberikan pendampingan teknis sederhana, sehingga proses tetap aman dan menyenangkan.

Langkah Lanjutan

  • Jadwal piket penyiraman, penyiangan, dan pemupukan organik.
  • Papan informasi tumbuhan untuk memperkaya literasi sains.
  • Integrasi hasil panen ke kegiatan dapur sehat sekolah untuk mendukung MBG.
  • Pelaporan berkala ke komite sekolah & dinas terkait.

📸 Galeri Kegiatan Gotong Royong

Lihat momen kebersamaan siswa dan guru SMPN 1 Satu Atap Mempura saat bergotong royong mendukung program ketahanan pangan.